Wikiherbal

Jahe

Zingiber officinale

Habitat Hidup

Jahe tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian 0 - 2.000 m dpl. Di Indonesia pada umumnya ditanam di kebun dan di pekarangan. Pada saat ini jahe telah banyak dibudidayakan di Australia, Srilangka, Cina, Mesir, Yunani, India, Indonesia, Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, Pakistan.

Manfaat dan Kegunaan

Rimpang yang memiliki karakter hangat dan sedikit pedas ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan bumbu, minuman maupun obat oleh masyarakat Indonesia. Jahe mengandung gingerol yang bermanfaat untuk kesehatan. Jahe bisa dimanfaatkan untuk meredakan reaksi alergi. Sifat anti-inflamasi yang terdapat pada jahe dapat menenangkan respons peradangan yang disebabkan oleh alergi. Selain itu, sifat anti-inflamasi ini juga bisa meredakan nyeri sendi akibat peradangan dan asam urat.

Manfaat lainnya, jahe juga berkhasiat sebagai karminatif (peluruh kentut), anti muntah, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat, anti mikroba dan parasit, anti piretik, anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung dan getah empedu.

Penggunaan jahe untuk meredakan reaksi alergi: Bahan: 4 ruas jari jahe, 4 gelas air. Cara pembuatan: Jahe dicuci bersih, lalu digeprek/diiris tipis. Kemudian rebus air hingga mendidih, kecilkan api dan rebus irisan jahe sampai tersisa air 2 gelas. Kemudian matikan api dan saring. Cara penggunaan: Ramuan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika reaksi alergi sedang meradang, bisa diminum sampai 4 kali sehari.

Temukan ragam manfaat ramuan herbal alami untuk kebugaran—

Personalized Jamu